Archive for the ‘Selingan’ Category

Acara TV Pilihan Fathan
Mei 21, 2008

Suka tidak suka, TV memang sudah menjadi bagian keseharian kita. Takarannya pun sudah tak lagi ala makan obat 3X sehari, tapi anytime. Karenanya, saya juga tak bisa menghindarkan bayi kecil saya, Fathan Athlaya – yang belum genap 1 tahun dan belum lancar bicara – untuk tidak menonton TV. Karena rumah saya kecil, sementara pusat aktivitas di ruang keluarga, mau tak mau Fathan pun terkadang menengokkan kepala ke TV.

Pastinya, tak semua tayangan cocok untuk anak seusia dia. Tapi itulah, sudah tahu begitu kadang saya males untuk menjauhkan anak bilamana di TV ada fragmen-fragmen kekerasan. Untunglah ibunya Fathan lebih concern. Setiap kali ada tayangan kekerasan, TV ia matikan. Ia juga membuat rules, untuk tidak menyetel DVD apa saja di kamar tidur kami, selama Fathan belum tidur.

Walhasil apa yang ditonton Fathan dari TV cukuplah selektif. Ia paling suka acara Sesame Street di Trans 7. Dalam kondisi apapun, meskipun sedang asyik ‘nenen,’ ia otomatis akan menengokkan kepala ke TV saat TVC promo serial anak itu ditayangkan. Sepertinya, tokoh favoritnya si Jabrik. Soalnya, ia sering cengar-cengir kalo lihat si jabrik. Acara lain yang dia suka ya tayangan ala Animal Planet.

Meski sudah cukup selektif, frame yang tak bisa dihindarkan adalah iklan. Fathan juga suka dengan iklan ternyata. Ada beberapa iklan yang menjadi favoritnya. Antara lain Mitsubishi Grandis, Indosat (Bagimu Negeri), Telkomsel (Dari Sabang Sampai Merauke), Holcim (Que Sera Sera) dan – ini anehnya – semua iklan shampoo wanita yang notabone selalu memajang wanita cantik.

Saya tidak tahu, apakah TV tengah menyemai bibit konsumerisme pada anak saya? Atau TV tengah memberi pembelajaran terhadap anak saya soal citarasa kehidupan masakini? Hmm. Saya sih mencoba memikirkan yang positif saja. Oh…mudah-mudahan Fathan nanti tajir hingga bisa beli Mitsubishi Grandis dan rumah yang kokoh, nasionalis dan ehem…berselera tinggi terhadap wanita.

Mohon jangan diseriusi, anggap saja impian bapak konyol yang kekanak-kanakan.